Tips dari Ruang Puisi

Wih! Bener lho yg ditulis Ruang Puisi dalam blognya. Tentang cara gampang nulis puisi. Selama ini ya langkah-langkah itu yang saya pakai untuk menulis puisi. Secara umum seperti itu. Tapi ada kalanya sebuah kalimat atau frasa tiba-tiba muncul. Baru setelah itu menentukan tema, lalu judul. Bentuk puisi yang saya pakai biasanya bebas. Tidak terikat berapa baris dalam tiap bait. Tapi bukan berarti saya tidak pernah … Continue reading Tips dari Ruang Puisi

Kami Katolik, Ada Sajadah di Rumah

Pelajaran toleransi pertama yang kuterima adalah dari pak Agus dan bu Sri, istrinya. Mereka papa dan mamaku. Papa sudah meninggal Juli 2018. Salah satu warisan yang sangat berharga adalah toleransi. Aku dibesarkan di keluarga Katolik. Papa masuk Katolik sekitar umur 17. Atau saat dia SMA. Mama dibaptis sebelum menikah sama papa. Masku dan aku dibaptis sejak orok. Tanpa kusadari sejak kecil, papa dan mama memapar … Continue reading Kami Katolik, Ada Sajadah di Rumah

Surat Aji untuk Yoan

Beberapa waktu lalu Aji, anak kami, cerita kalau dia suka berteman sama yang namanya Yoan. Dia adalah teman satu kelas Aji. Saat ini anak kami duduk di kelas 1 SD. Kalau istirahat, dia tidak main di luar kelas. Dia di dalam kelas. “Lho kok nggak main di luar? Ngapain di dalam kelas, Aji?” tanya kami padanya. “Aku di kelas sama Yoan. Ngobrol” “Ngobrol apa aja?” … Continue reading Surat Aji untuk Yoan

Indahnya Cloning

Kasus pertama. Alkisah terjadilah sebuah wawancara by phone antara tiga jurnalis dengan satu narasumber di ujung telpon. Jurnalis #1 memakai hapenya untuk telpon dan bicara sama si narsum. Lalu percakapan itu di-loudspeaker. Jurnalis #2 & #3 mendengarkan. Selesai wawancara, rekaman itu dikirim oleh Jurnalis #1 ke jurnalis #2 & #3. Besoknya narasumber menghubungi jurnalis #2. Dia protes berita yang dimuat di media online tempat jurnalis … Continue reading Indahnya Cloning

Tuhan Gelar Jumpa Pers, Wartawan Indonesia Geger

Pada suatu hari Tuhan turun ke bumi. Beliau melawat ke seluruh pelosok bumi. Usai kunjungan, Tuhan mengadakan konferensi pers. Semua wartawan di seluruh dunia diundang. Indonesia turut memberangkatkan delegasi. Ada dari tivi tiiiiiit, radio tiiiiiit, tiiiiiiiit dot com, koran tiiiiiiiiit, majalah tiiiiit, blogger, dan tak ketinggalan YouTuber. Delegasi kita kurang lebih jumlahnya 13 orang. Konpers ini disiarkan live di tv, radio, dan medsos di Indonesia. … Continue reading Tuhan Gelar Jumpa Pers, Wartawan Indonesia Geger

Jurnalis Boleh Dipolisikan (?)

Beberapa waktu lalu, saya diundang mengisi sebuah tatap muka di mata kuliah Dasar-dasar Jurnalistik di UNAIR. Ini adalah tahun pertama mereka di semester yang kedua. Saya bertanya ke 100an mahasiswa yang mengikuti kelas itu. “Siapa yang berminat menjadi jurnalis?”. Tidak ada yang menjawab. Sayapun biasa saja. Karena menjadi apapun adalah pilihan bebas yang bertanggung jawab. Lalu pertanyaan saya sambung, “Apa boleh melaporkan jurnalis dan media … Continue reading Jurnalis Boleh Dipolisikan (?)

Cahaya

Saya berkesempatan meliput keseharian mbak Vera alias Lilik Sulistyowati. Mbak Vera pegiat HIV/AIDS di Surabaya. Di Yayasan Abdi Asih, dia merawat anak-anak yang rata-rata terinfeksi HIV. Kisah-kisah yang diceritakan mbak Vera sungguh mengaduk-aduk emosi. Terutama tentang profil-anak-anak yang dia rawat. Saya berbagi cerita tentang beberapa anak. Hingga 26 Maret 2019 ada empat anak yang sekarang tinggal dan dirawat mbak Vera. Keempatnya hidup di shelter Yayasan … Continue reading Cahaya